Selasa, 4 November 2026
Edisi Digital — PadusiNews.id
Warisan Soenting Melajoe · 1912
PadusiNews — Empowering Women Through Online Journalism
Tuntas di Hulu, Terang di Hilir
BANNER SPONSOR Banner Beasiswa Jurnalistik Roehana Koeddoes 2026

Beranda  /  Sosok Perempuan

Sosok Perempuan

Ruang penghormatan dan dokumentasi bagi perempuan perintis, pemikir, pejuang, pendidik, maestro budaya, dan penggerak kemandirian bangsa — menyalakan suluh keberanian dari masa ke masa.

Semua Tokoh Perintis Pers & Literasi Pahlawan & Pergerakan Pendidikan & Cendekiawan Tradisi & Budaya Sains & Kesehatan
Tokoh Perintis Utama
Koto Gadang, 1884 – Jakarta, 1972 · Pahlawan Nasional RI

Roehana Koeddoes: Peletak Fondasi Ruang Bersuara Perempuan Indonesia

“Perempuan yang berilmu dan berketerampilan bukan untuk menyaingi kaum lelaki, melainkan agar sanggup berdiri di atas kaki sendiri dan mengangkat martabat bangsanya.”

Pada 10 Juli 1912, dari Koto Gadang Agam, Roehana Koeddoes menerbitkan surat kabar perempuan pertama di Hindia Belanda, Soenting Melajoe. Melalui pena tajam dan pendirian sekolah Kerajinan Amai Setia, beliau membuktikan perempuan nagari sanggup memimpin redaksi, mengelola ekonomi kerajinan, dan memerdekakan pemikiran kaumnya.

1912Soenting Melajoe
1911Kerajinan Amai Setia
1974Wartawati Pertama
Baca Kisah & Warisan → Jejak 1912 Kami →
Katalog Sosok

Tokoh-Tokoh Perempuan Inspiratif

Potret berwibawa perempuan pemimpin dan pemikir Pahlawan & Pergerakan Hj. Rangkayo Rasuna Said (1910–1965)
“Perjuangan hak perempuan adalah urat nadi dari kemerdekaan seluruh bangsa.”
Singa Betina pergerakan kemerdekaan yang menggetarkan panggung politik dengan orasi anti-kolonial. Tokoh pers yang memimpin majalah Menara Poetri demi mengangkat hak politik perempuan. Maninjau, Agam · Pahlawan Nasional Indonesia
Potret perempuan pendidik berwawasan keilmuan tinggi Pendidikan & Cendekiawan Rahmah El Yunusiyyah (1900–1969)
“Kecerdasan perempuan adalah suluh penerang rumah tangga dan pembebas peradaban.”
Pendiri perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang (1923), sekolah putri Islam modern pertama di Indonesia. Perempuan pertama di dunia yang dianugerahi gelar kehormatan Syaikhah oleh Al-Azhar Kairo. Padang Panjang · Pelopor Pendidikan Putri
Potret keteguhan dan keberanian perempuan pejuang Pahlawan & Pergerakan Siti Manggopoh (1880–1965)
“Lebih baik berkalang tanah daripada marwah anak-kemenakan diinjak penindas.”
Panglima perang perempuan yang memimpin perlawanan bersenjata rakyat Agam pada Perang Belasting 1908. Simbol keberanian fisik, kecerdikan taktik tempur, dan marwah perempuan penjaga nagari. Manggopoh, Agam · Singa Betina Perang Belasting
Potret jurnalis muda perempuan dengan tatapan penuh semangat Perintis Pers & Literasi Zoebeidah Ratna Djoewita
“Tinta pena perempuan adalah benih kesadaran yang terus tumbuh melintasi zaman.”
Redaktur muda terkemuka di Soenting Melajoe dan penggerak surat kabar Soeara Perempoean serta ASJRAQ. Menyalakan kesadaran kritis di kalangan pelajar putri se-Sumatera Barat. Bukittinggi · Tokoh Pers Generasi Awal
Potret cendekiawan akademisi perempuan di ruang studi Pendidikan & Cendekiawan Prof. Dr. Siti Baroroh Baried (1925–1999)
“Membaca naskah leluhur adalah cara perempuan menegakkan martabat keilmuan bangsanya.”
Guru besar filologi perempuan pertama di Indonesia, memimpin organisasi perempuan Aisyiyah, serta membawa kepemimpinan cendekiawan perempuan Indonesia ke forum akademisi internasional dan PBB. Guru Besar Filologi Pertama · Cendekiawan Muslim
Potret jurnalis senior berdedikasi tinggi Perintis Pers & Literasi Hj. Ani Idrus (1918–1999)
“Wartawan sejati menulis dengan integritas, berpihak pada kebenaran dan kemanusiaan.”
Wartawati senior kelahiran Sawahlunto, pendiri Harian Waspada, majalah Dunia Wanita, dan sekolah tinggi komunikasi. Penerima Bintang Mahaputera Utama atas jasa perjuangan pers kemerdekaan. Sawahlunto · Tokoh Pers Tiga Zaman
Perempuan lanjut usia mengenakan destar tersenyum ramah Tradisi & Budaya Bundo Hj. Fatimah (Maestro Songket)
“Setiap helai benang pakan adalah doa agar kemuliaan budi pekerti kaum tidak terputus.”
Maestro tenun pusaka Pandai Sikek yang mendedikasikan 55 tahun hidupnya melatih penenun muda nagari. Berhasil merekonstruksi puluhan motif kuno tenun benang emas yang nyaris punah. Pandai Sikek, Tanah Datar · Maestro Pelestari Budaya
Dokter spesialis anak perempuan tersenyum ramah di ruang klinik Sains & Kesehatan dr. Adila Putri, Sp.A (Penggerak Gizi Nagari)
“Kesehatan ibu dan tumbuh kembang anak adalah benteng terdepan masa depan nagari kita.”
Dokter spesialis anak pelopor layanan periksa keliling gratis bagi balita di pesisir barat Sumatera Barat. Mengintegrasikan kearifan pangan lokal untuk memangkas angka stunting secara terukur. Pesisir Selatan · Tokoh Medis Komunitas
Falsafah Kepemimpinan Padusi

Limpapeh Rumah Nan Gadang, Sumarak Anjuang Paranginan

Dalam tradisi matrilineal Minangkabau, perempuan bukan sekadar penerima warisan, melainkan tiang penyangga kehormatan (limpapeh) dan penentu kesejahteraan keluarga serta kaum. Semangat inilah yang diwariskan para tokoh perempuan: berdiri teguh dengan martabat, memimpin dengan akal budi, dan memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.

BANNER BILLBOARD RESMI Banner E-Paper Seabad Soenting Melajoe 1912-2026